Mencari Ciri Khas Batik Sleman
SlemanOnline.Com – Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman masih kesulitan untuk menentukan motif ciri khas batik Sleman, yang bisa dijadikan penanda bagi daerah ini. “Kesulitan tersebut disebabkan banyaknya ikon kultural yang ada, namun pada sisi lain ratusan perajin batik di Sleman masih belum terinventarisasi dengan baik,” kata Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu.
Sedangkan mengenai batik sendiri yang merupakan salah satu cara pembuatan bahan pakaian, selama ini berkembang dua pengertian. Pertama teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam yang dalam literatur internasional, dikenal sebagai teknik wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah motif-motif tertentu dari suatu kain atau bahan pakaian yang memiliki kekhasan tersendiri. Bagi Sleman, belum adanya motif batik yang khas inilah yang jadi perhatian serius Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu.
Menurutnya, belum adanya motif batik khas Sleman ini, menjadi pekerjaan rumah yang besar, karena selama ini belum ada diskusi tentang ikon yang akan dipakai dan inventarisasi jumlah pembatik di Sleman. Motif batik khas Sleman mendesak untuk segera ditentukan, karena turut berpengaruh pada kondisi pasar batik yang selama ini diandalkan sebagai potensi ekonomi kreatif sejak UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia 2009,” katanya lebih lanjut.
Yuni juga mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman akan menginventarisasi pembatik terlebih dahulu, sedangkan persoalan tentang motif khas yang akan ditetapkan sebagai ciri Sleman akan dibicarakan kemudian.
“Sejauh ini setidaknya ada tiga ikon motif batik dari wilayah Sleman yang bisa dipakai referensi untuk rujukan motif khas,” katanya. “Yakni gambar gajah yang mengambil dari harafiah kata Sleman, burung Kuntul yang banyak tersebar di Sleman yang sebagian besar wilayah pertanian, dan burung elang jawa yang banyak ditemui di Gunung Merapi” ujarnya lebih lanjut
sumber : http://yunisatia.com/2011/11/28/mencari-ciri-khas-batik-sleman/
gambar : http://yunisatia.com/wp-content/uploads/2011/11/Pembatik-Tua.jpg
SlemanOnline.Com – Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman masih kesulitan untuk menentukan motif ciri khas batik Sleman, yang bisa dijadikan penanda bagi daerah ini. “Kesulitan tersebut disebabkan banyaknya ikon kultural yang ada, namun pada sisi lain ratusan perajin batik di Sleman masih belum terinventarisasi dengan baik,” kata Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu.
Sedangkan mengenai batik sendiri yang merupakan salah satu cara pembuatan bahan pakaian, selama ini berkembang dua pengertian. Pertama teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam yang dalam literatur internasional, dikenal sebagai teknik wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah motif-motif tertentu dari suatu kain atau bahan pakaian yang memiliki kekhasan tersendiri. Bagi Sleman, belum adanya motif batik yang khas inilah yang jadi perhatian serius Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu.
Menurutnya, belum adanya motif batik khas Sleman ini, menjadi pekerjaan rumah yang besar, karena selama ini belum ada diskusi tentang ikon yang akan dipakai dan inventarisasi jumlah pembatik di Sleman. Motif batik khas Sleman mendesak untuk segera ditentukan, karena turut berpengaruh pada kondisi pasar batik yang selama ini diandalkan sebagai potensi ekonomi kreatif sejak UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia 2009,” katanya lebih lanjut.
Yuni juga mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman akan menginventarisasi pembatik terlebih dahulu, sedangkan persoalan tentang motif khas yang akan ditetapkan sebagai ciri Sleman akan dibicarakan kemudian.
“Sejauh ini setidaknya ada tiga ikon motif batik dari wilayah Sleman yang bisa dipakai referensi untuk rujukan motif khas,” katanya. “Yakni gambar gajah yang mengambil dari harafiah kata Sleman, burung Kuntul yang banyak tersebar di Sleman yang sebagian besar wilayah pertanian, dan burung elang jawa yang banyak ditemui di Gunung Merapi” ujarnya lebih lanjut
sumber : http://yunisatia.com/2011/11/28/mencari-ciri-khas-batik-sleman/
gambar : http://yunisatia.com/wp-content/uploads/2011/11/Pembatik-Tua.jpg

macam motif batik sleman yogyakarta